UC News

Sebelum Produksi Smartphone, Nokia Merupakan Pabrik Kimia Berbahaya, Benarkah?

Hay sobat UC’ers, apakah sobat tau brand legendaris Nokia? Yap, pasti tau lah ya sob, Nokia dijuluki sebagai raksasa telepon seluler sekitar tahun 1990 – 2000’n. Hampir 14 tahun lamany, Nokia menjadi raja produsen ponsel dan produk Nokia dijuluku sebagai ponsel sejuta umat.

Sebelum Produksi Smartphone, Nokia Merupakan Pabrik Kimia Berbahaya, Benarkah?
Referensi pihak ketiga

Namun siapa sangka, ternyata pada mulanya, Nokia merupakan pabrik pembuat kertas. Perusahaan ini didirikan sebagai pabrik penggilingan kayu pada tahun 1865 di Tampere, Barat Daya Finlandia. Perusahaan ini didirikan oleh seorang insinyur bernama Fredrik Idestam.

Setelah itu, Nokia akhirnya bergabung dengan perusahaan pembuat karet yakni Finnish Rubber Works dan Finnish Cabble Works. Pada tahun 1967, ketiga perusahaan tersebut melakukan merger dan resmi menggunakan nama Nokia Corporation.

Setelah melakukan merger, perusahaan tersebut mulai memproduksi beragam produk seperti karet, alumunium, bahan kimia, kabel, masker, dan generator. Tak berselang lama ditahun yang sama pula yakni tahun 1967, Nokia mulai mengembangkan pembuatan ponsel.

Referensi pihak ketiga

Dan baru pada tahun 1992, Nokia secara resmi memproduksi ponsel secara massal dengan produk pertamanya yang bernama Nokia 1011. Selang 2 tahun, akhirnya Nokia kembali menghadirkan ponsel baru yang dijuluki sebagai Nokia 2110 dan juga menjadi ponsel pertama dengan dibekali nada dering khas Nokia.

Dan beberapa tahun kemudian, Nokia mulai unjuk gigi dengan produk ponsel andalannya yakni seri The Matrix atau Nokia 8110. Dan yang paling legendaris adalah ponsel Nokia 3210, dimana ini merupakan ponsel pertama Nokia yang dibekali dengan game Snake.

Namun sangat disayangkan, popularitas Nokia mulai ambruk di tahun 2010. Hal ini dikarenakan OS Symbian mulai tergeser oleh OS Android dan iOS. Demi mencoba mempertahankan eksistensinya, Nokia mencoba menggandeng Microsoft dengan menghadirkan OS Windows Phone di seri nokia Lumia.

Namun hal itu tidak berbuah manis, sehingga akhirnya Nokia menerima pinangan dari Microsoft pada tahun 2013. Tak sukses dengan persaingan didunia ponsel, akhirnya perusahaan ini berfokus pada bisnis jaringan, infrastruktur, dan aplikasi Here Maps.

Referensi pihak ketiga

Namun di tahun ini, Nokia nampaknya akan mulai kembali Berjaya. Dengan dibawah naungan HMD Global, Nokia menghadirkan smartphone dengan OS Android. Dengan embel-embel nama yang telah dikenal oleh banyak pengguna, Nokia diharapkan akan sukses bersaing di pasar smartphone.

Nah sob, itulah fakta unik dari sang legenda Nokia. Lantas apakah Nokia merupakan pabrik bahan kimia berbahaya? menurut informasi yang didapat, hanya menjelaskan Nokia memproduksi bahan kimia, namun entah itu berbahay atau tidak, belum bisa dipastikan. Lantas bagaimana menurut kalian? Tulis pendapat sobat mengenai informasi di atas dengan menulis di kolom komentar dibawah ini. Terimakasih.

Pemilik hak cipta: Pecandu Gadget

Artikel ini sebelumnya telah terbit di smallphreaker.com/2018/10/dari-pabrik-kertas-nokia-jadi.html

Topic: #nokia 1011
READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot