UC News

Sudah Rajin Sholat tapi Kok Masih Sering Lakukan Maksiat, Apa yang Salah?

Sudah Rajin Sholat tapi Kok Masih Sering Lakukan Maksiat, Apa yang Salah?
Referensi pihak ketiga

Sesungguhnya Sholat itu mencegah dari perbuatan keji, dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (Sholat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadah-ibadah lain).

Demikian jaminan yang diberikan oleh Allah Swt kepada orang-orang yang mengerjakan sholat. Akan tetapi kenapa kenyataanya tidak seperti yang telah menjadi jaminan Allah?

Kita sudah aktif melaksanakan sholat tapi kenapa kita masih sering binggung, tidak tenang, tidak tentram, tidak banyak ingat kepada Allah, dan kita masih sering terjerumus ke dalam perbuatan mungkar, dan maksiat?

Jawabannya tentu harus kita cari sendiri di dalam diri kita sendiri. Yaitu antara lain mungkin sholat kita masih belum benar.

Referensi pihak ketiga

Kita melaksanakan sholat belum memenuhi syarat, dan adab-adabnya. Adab lahir maupun adab batin, maka kita tidak akan memperoleh jaminan yang telah diberikan oleh Allah tersebut.

Hati kita masih tetap kotor dikotori oleh kepentingan-kepentingan hawa nafsu kita.

Misalnya kita melaksanakan sholat tidak dengan niat yang ikhlas beribadah kepada Allah. Melainkan ada keinginan-keinginan lain. Seperti ingin pahala, ingin surga, bahkan tak jarang hanya ingin terlihat sebagai muslim yang taat, dan lain-lain sehingga nilai ikhlas kita tidak murni.

Namun bukan berarti dalam melaksanakan berbagai ibadah kita harus menunggu ikhlas terlebih dahulu, bagaimanapun keadaannya kita harus sebisa mungkin terus melaksanakan apa yang diperintahkan Allah dengan harapan jika terus melaksanakannya secara istiqomah maka akan menumbuhkan suatu kebiasaan baik, kecintaan, dan pada akhirnya akan berada pada tingkatan ikhlas.

Oleh karena itu perlunya usaha untuk terus meningkatkan, dan memperbaiki shalat kita, jangan kemudian malah mencari berbagai alasan untuk meninggalkannya, terlebih sampai mengatakan buat apa sholat jika masih begini-begini saja.

Referensi pihak ketiga

Bukankah di masyarakat kita sudah banyak yang seperti itu, bahkan secara terang-terangan meninggalkan sholat, dan justru bangga saat bisa melakukan berbagai kemaksiatan.

Maka sekali lagi jangan salahkan sholat kita, tapi koreksilah diri kita dengan baik, seperti halnya jika ada orang yang melakukan berbagai kejahatan. Maka janganlah kemudian mengkambing hitamkan agama dari pelaku kejahatan itu, tapi salahkan orangnya karena bisa jadi ia belum melakukan apa yang dituntunkan agama secara baik.

Bagaimana menurutmu? Jika suka dengan artikel ini, jangan lupa like, share, dan tinggalkan komentar di bawah artikel ini. Terima kasih.

Sumber: Buku “Kuliah Wahidiyah”


Topic: #surga
READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot