UC News

Takut Dibunuh Keluarganya, Gadis Murtad Ini Mencari Suaka Hingga Ke Australia

Takut Dibunuh Keluarganya, Gadis Murtad Ini Mencari Suaka Hingga Ke Australia
Rahaf Mohammed Alqunun, Referensi pihak ketiga

Sebenarnya hak untuk menentukan agama setelah dewasa adalah hak asasi setiap manusia. Tak ada seorang pun yang dapat memaksa seseorang untuk memeluk suatu agama manapun. Hanya saja hal tersebut sangat menakutkan jika terjadi di Negara Arab Saudi. Seseorang bisa saja menghadang nyawa bila keluar dar agama Islam alias murtad. Seperti yang menimpa Rahaf Mohammed Alqunun (18), gadis murtad asal Arab Saudi ini menyatakan diri dalam bahaya setelah keluar dari Islam.

Gadis belia ini benar-benar takut untuk kembali ke rumahnya sendiri dan mengakui mendapat ancaman pembunuhan dari keluarganya jika pulang. Atas dasar ancaman inilah Rahaf mencari suaka di Australia.

Semula Rahaf yang hendak ke Australia ditolak masuk Thailand saat dalam perjalan ke Australia, hal ini membuat Rahaf membarikade dirinya di dalam kamar hotel zona transit di bandara Bangkok untuk mencegah pejabat imigrasi membawanya dalam penerbangan ke Kuwait. Alqunun menolak meninggalkan hotel sampai dia bisa bertemu perwakilan dari Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR).

Melansir reuters.com, Sabtu (12/01/2018) Rahaf menggunaka visa turis tiga bulan untuk tujuan Australia, dia berusaha melarikan diri dari keluarganya karena mereka menjadikannya objek pelecehan fisik dan psikologis. Dia telah meminta bantuan dari Eropa, AS, Kanada dan Australia.

Referensi pihak ketiga

Kini Rahaf dia berada di bawah perlindungan UNHCR dan paspornya yang sempat dirampas pejabat kedutaan Saudi telah dikembalikan. Rahaf kini merasa selamat sekarang di bawah perlindungan UNHCR dengan persetujuan pihak berwenang Thailand.


Topic: #suaka
READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot