UC News

Tidak Ikut Perang dan Tak Pernah Diserang, Inilah Negara Paling Aman Saat Perang Dunia II

Selama Perang Dunia II, ada dua kelompok negara di pihak yang berseberangan yaitu blok poros dan blok sekutu. Tidak semua negara di dunia terlibat dalam perang. Bahkan, ada kelompok netral yang memilih untuk tidak memihak blok manapun selama perang.

Tidak Ikut Perang dan Tak Pernah Diserang, Inilah Negara Paling Aman Saat Perang Dunia II
Referensi pihak ketiga

Negara-negara tersebut mengambil posisi netral untuk menghindari serangan dan invasi. Namun, terlepas dari upaya mereka banyak dari negara-negara ini malah diserang. Misalnya, Nazi Jerman menginvasi Norwegia, Denmark, Belgia, Luksemburg dan Belanda pada tahun 1940. Bahkan Uni Soviet menyerbu Lithuania, Estonia dan Latvia hanya dalam waktu tiga hari.

Beberapa negara lain mengaku netral, tetapi masih membantu salah satu pihak diantaranya Portugal, Swedia, dan Swiss yang membantu Sekutu dengan memberi Inggris brigade sukarela. Amerika Serikat juga tetap netral pada awal perang tetapi menjadi terlibat setelah serangan terhadap Pearl Harbor pada tahun 1941.

Netralitas selama perang

Swedia, Spanyol, Swiss, dan Portugal membentuk konsep netralitas bersenjata tetapi menegaskan untuk membela negara mereka terhadap setiap serangan yang dihasilkan dari pihak-pihak lain yang berperang. Keempat negara memperoleh hak untuk menjadi agresif jika diserang sambil mempertahankan sikap netral mereka. Penting untuk dicatat bahwa negara-negara netral tidak memihak pihak dalam perang antara pihak-pihak lain. Sebagai imbalannya, negara-negara netral berharap untuk menghindari serangan dari kedua belah pihak.

Tetapi negara yang benar-benar tidak mendukung blok sekutu maupun blok poros dalam Perang Dunia II adalah Irlandia, Swiss, Turki, Kota Vatikan, dan Monako.

Referensi:

worldatlas.com/articles/countries-who.-remained-neutral-in-world-war-ii.html

study.com/academy/lesson/neutral-countries-in-world-war-2.html

worldpopulationreview.com/countries/neutral-countries-in-world-war-ii/

READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot