UC News

Tips dan Strategi agar foto menjadi menawan untuk fotografer pemula

Tips dan Strategi agar foto menjadi menawan untuk fotografer pemula
sumber: dokumentasi pribadi

Di era digitalisasi seperti sekarang, fotografi merupakan sesuatu yang sudah tidak asing lagi di kalangan masyarakat. Mulai dari anak anak sampai orang dewasa selalu mengabadikan momen berharga mereka dimanapun dan kapanpun. Perkembangan kualitas kamera handphone turut menjadikan fotogarafi hal yang digandrungi masyarakat terutama para kaula muda untuk dibagikan di media sosial.

Tidak hanya asal jepret, mengkipun anda masih pemula, anda harus mengetahui minimal dasar-dasar dalam memotret untuk menghasilkan foto yang bagus. Berikut ini beberapa tips dan strategi yang dapat anda lakukan untuk menghasilkan foto yang bagus.

Pertama, Kenalilah kamera anda. Mungkin anda sudah tak asing dengan pepatah ini, tak kenal maka tak sayang. Sebagai fotografer pemula hal yang paling dasar adalah mengenali kamera anda sendiri. Tombol pada kamera mempunyai fungsinya masing-masing, sebisa mungkin anda harus tahu apa fungsi dari tombol tersebut. Anda bisa mencoba berbagai eksperimen dengan berbagi tombol dan setting di kamera, agar terbiasa menggunakannya.

Kedua, Kenali istilah-istilah dasar dalam fotografi. Dilansir dari https://snapshot.canon-asia.com (25-05-2017) terdapat 14 istilah dasar fotografi yang bisa dipelajari, tetapi sebagai pemula, bisa mulai mempelajari hal yang paling dasar yaitu segitiga exposure. Segitiga exposure adalah perpaduan antara tiga elemen dasar exposure yang saling berkaitan satu sama lain yaitu apperture, shutter speed, dan ISO. Apperture adalah bukan lensa misalkan f/1,2 atau f/1,8. Semakin kecil angkanya maka bukaan lensa akan semakin besar sehingga gambar yang dihasilkan akan semakin terang. Shutter speed adalah kecepatan rana/shutter untuk terbuka dan menutup kembali saat kita memotret. Shutter speed yang cepat biasanya digunakan untuk memotret objek foto yang bergerak cepat agar objek foto terlihat jelas, sedangkan shutter speed lambat bisa membuat aliran air menjadi seperti kapas. Dan yang terakhir adalah ISO. Iso merupakan tingkat sensitifitas sensor kamera terhadap cahaya, semakin tinggi iso maka akan semakin sensitif terhadap cahaya dan hasil foto yang dihasilkan akan semakin terang. Dengan kita tahu kegunaan ketiga elemen exposure ini kita bisa mempelajari bagaimana memadukan ketiganya agar menghasilkan objek foto yang bagus.

Ketiga, kenali waktu paling bagus untuk memotret. Menurut Enche Tjin yang dilansir dari inet.detik.com (28/05/2013) waktu yang paling bagus untuk memotret adalah satu jam selama matahari terbit atau tenggelam, pencahayaan yang lembut akan menghasilkan saturasi warna yang menarik.

dokumentasi pribadi

keempat, Selalu membawa kamera kemanapun. Sebisa mungkin selalu bawa kamera di tas atau ransel, atau bisa menggunakan handphone yang memiliki kualitas kamera yang mumpuni. Dengan membawa kamera setiap saat, kita tidak akan melewatkan momen berharga yang yang bisa terjadi setiap saat.

kelima, diskusikan hasil foto dengan teman anda. Mempunyai teman sharing sangat membantu untuk menambah kemampuan fotografi anda. Hal ini bisa dilakukan dengan bergabung dengan komunitas fotografi, atau sekedar teman kantor, kuliah, atau teman sekolah yang sama sama hobi dibidang fotografi.

Ketekunan dan kemauan yang kuat sangat dibutuhkan apabila ingin menggeluti bidang fotografi lebih dalam. Pengalaman dari berbagai eksperimen dengan trial and error dapat mengasah kemampuan untuk memdapatkan feel saat mengambil gambar. Tidak ada salahnya kita memulai dan mencoba, bukankan kita bisa karena terbiasa? Jadi apabila anda suka fotografi dan ingin menekuni profesi ini mulailah dari sekarang.

Sumber: https://snapshot.canon-asia.com

https://inet.detik.com

https://www.suara.com

READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot