UC News

Trik Mendapatkan Waktu Tidur Cukup Selama Puasa Ramadan

Waktu tidur selama bulan Ramadan tentunya akan mengalami perubahan. Jika biasanya seseorang tidur dalam jangka waktu 7 sampai 8 jam di malam hari, adanya sahur saat bulan puasa Ramadan dapat mengurangi masa tersebut. Tentunya kurangnya waktu tidur mempunyai dampak pada fungsi tubuh.

Trik Mendapatkan Waktu Tidur Cukup Selama Puasa Ramadan

Image: www.pexels.com

Menurut Kate Bridle, seorang ahli mengenai tidur dari London Sleep Centre Dubai yang dilansir dari thenational.ae (11/06/17), terganggunya waktu tidur dapat memberikan dampak, seperti berkurangnya fungsi tubuh di siang hari dan kewaspadaan, gangguan mood, serta meningkatkan risiko terkena insiden. Selain itu, dampak lainnya yang dapat memberatkan puasa adalah pengaruh kurangnya waktu tidur yang akan meningkatkan hormon lapar. Lantas bagaimana cara mendapatkan waktu tudur yang baik saat berpuasa?
 
Hal pertama yang harus dilakukan adalah mempercepat waktu tidur. Seperti dilansir dari almadinainstitute.org (11/06/17), setidaknnya Anda harus tidur selama 4 sampai 5 jam di malam hari saat bulan puasa Ramadan. Ini artinya Anda bisa mulai tidur pada pukul 11.00 malam dan bangun jam 02.30 dini hari untuk mempersiapkan sahur. Waktu tidur ini bisa dilanjutkan setelah menunaikan Salat Subuh, namun apabila Anda bekerja waktu tidur malam bisa dipercepat sekitar jam 10 atau setelah menunaikan salat Tarawih.

Image: www.pexels.com

Selanjutnya adalah melakukan tidur siang selama 15 sampai 30 menit. Waktu tersebut cukup membuat sistem saraf beristirahat dan tubuh mendapatkan kembali tenaga untuk beraktivitas hingga berbuka puasa. Apabila Anda bekerja, carilah tempat beristirahat seperti di mobil. Pasang alarm dan mintalah kerabat dekat Anda untuk membangunkan. Pastikan tidak tidur siang lebih dari 30 menit, karena Anda masuk ke dalam fase tidur pulas. Dampaknya cukup tidak mengenakkan, karena tubuh justru akan merasa lelah.
Topic:
READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot