UC News

Tukang Bakso Ini Terlihat Aneh. Tapi Semua Orang Kaget Setelah Tahu Siapa Ia Sebenarnya

Tukang Bakso Ini Terlihat Aneh. Tapi Semua Orang Kaget Setelah Tahu Siapa Ia Sebenarnya
Referensi pihak ketiga

Sahabat SP - Cerita-cerita tentang bagaimana keperkasaan anggota polisi, terutama intel Polri mungkin sudah sering kita dengar. Seperti diketahui bahwa semua penanganan tindak kriminalitas yang terjadi di tanah air memang sudah menjadi tanggung jawab Kepolisian Republik Indonesia.

Hanya saja, untuk mengungkap sebuah kasus kriminalitas tentu bukanlah suatu perkara yang mudah. Semua memerlukan usaha dan kerja keras dari pihak kepolisian untuk menangkap tersangka dalam sebuah kasus kejahatan.

Hal ini disebabkan karena tidak semua kasus kejahatan yang terjadi meninggalkan barang bukti dan saksi. Oleh karena itu, untuk mengungkap sebuah kasus kejahatan tak jarang polisi pun harus melakukan penyamaran. Seperti yang dilakukan oleh sosok wanita dalam kisah berikut.

Diceritakan. Seorang perwira Satreskrim Polrestabes Bandung (sebut saja namanya Tri) sempat membagikan pengalamannya dalam memburu pelaku kejahatan. Ia harus menyamar menjadi seorang tukang bakso sampai menjadi hansip.

"Pernah kalau siang jualan bakso dan malam jualan sekoteng. Pernah juga jadi tukang becak, tukang parkir, jadi hansip pernah. Dijalani sampai berminggu-minggu," ungkap Tri.

Referensi pihak ketiga

Selama melakukan penyamaran, Tri melakukan interaksi sebagaimana halnya peran yang ia jalankan.Penyamarannya dilakukan tak jauh-jauh dari TKP sebuah kasus. Tujuan penyamarannya tentu ingin menggali informasi, mencari barang bukti dan kalau perlu langsung menangkap tersangkanya jika ketemu.

"Saksi di lokasi kejadian itu kadang tidak bisa dimintai keterangan jika kita mengaku sebagai polisi. Saksi justru menjadi bungkam atau segan. Jadi untuk menyiasati itu, mau tidak mau harus nyamar," ujar Tri

Sebagai salah seorang intel kepolisian, yang namanya pahit getir tentu sudah menjadi hal yang biasa bagi Tri. Namun, satu hal yang membuatnya bangga yaitu jika sebuah kasus dapat diungkap melalui penyamarannya.

"‎Orang lapangan kalau bisa ungkap kasus itu kepuasan tersendiri, kadang mereka tidak pikirkan hal lain selain ungkap kasus. Meski kadang keluarga jadi nomor sekian, pengeluaran pribadi hingga barang dijual untuk ungkap kasus. Tapi kalau berhasil diungkap, tentu itu hal sangat membanggakan," lanjut Tri.

Referensi pihak ketiga

Nah, bagaimana menurut sahabat semua? Bila ada pendapat atau masukan silakan tulis di kolom komentar ya. Jangan lupa berikan like & share juga lalu klik ikuti bila menyukai postingan ini. Terima kasih.

Sumber: makassar.tribunnews.com/cerita-anggota-intel-polri-nyamar-jadi-tukang-bakso-juru-parkir-

Topic:
READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot