UC News

Virus corona merebak, 70 perusahaan mundur dari Singapore Airshow

Virus corona merebak, 70 perusahaan mundur dari Singapore Airshow

SINGAPURA, kabarbisnis.com: Lebih dari 70 perusahaan menyatakan menarik diri dari gelaran pameran kedirgantaraan Singapore Airshow 2020. Mereka kompak mundur karena kekhawatiran penyebaran wabah virus corona.

Dilansir dari Reuters, Minggu (9/2/2020), akibat mundurnya puluhan perusahaan besar di pameran bergengsi itu, jumlah tiket yang dijual juga dipastikan akan berkurang hingga setengahnya dibandingkan tahun 2018.

Ini dilakukan panitia penyelenggara untuk membatasi pengunjung pameran di tengah kecemasan penyebaran virus corona. Beberapa peserta pameran yang menyatakan angkat kaki termasuk pemain-pemain raksasa seperti Lockheed Martin dan Raytheon.

Managing Director Experia Events, Leck Chet Lam, mengatakan bahwa perusahaan yang tidak hadir mewakili kurang dari 8 persen dari seluruh korporasi yang terdaftar saat pembukaan pendaftaran.

Pameran itu sendiri akan digelar pada 11-16 Februari 2020 nanti. Menurutnya, meski jumlah perusahaan yang berpartisipasi lebih sedikit dibanding dua tahun lalu, setidaknya ada sekitar 40 hingga 45 pesawat yang akan dipamerkan di acara tersebut.

Untuk mengantisipasi penyebaran virus corona, panitia akan melakukan pengawasan ketat bagi pengunjung pameran dengan pemeriksaan suhu di pintu kedatangan. Selain itu, panitia Singapore Airshow mengingatkan pengunjung untuk tidak berjabat tangan dengan pengunjung lain selama pameran.

Pemerintah Singapura sendiri menetapkan dan menaikkan level kewaspadaan terhadap virus corona hingga ke level oranye. Level oranye merupakan satu level di bawah level merah atau level yang paling berbahaya.

Hingga Minggu (9/2/2020), warga Singapura yang telah positif terpapar virus corona adalah 33 orang. Level oranye berarti pertanda bahwa virus dapat menular dengan mudah antar manusia, namun virus tersebut belum menyebar luas di negara ini. kbc10

READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot