UC News

6 Nasehat Islami Imam Ghazali, No 5 Sering Kamu Abaikan

Imam ghazali adalah ulama dan tokoh terkemuka di sepanjang sejarah Islam. Beliau telah mengarang buku yang sampai sekarang masih dikaji diberbagai penjuru dunia Islam. Banyak sekali karangan-karangan yang beliau tulis di dalam hidupnya. Salah satunya ada sebuah karangan yang berisi nasehat-nasehat kepada muridnya.

6 Nasehat Islami Imam Ghazali, No 5 Sering Kamu Abaikan
Referensi pihak ketiga

Adapun 6 nasehat penuh makna ini antara lain:

1. Yang Paling Dekat Adalah Mati

Imam Ghazali pernah bertanya kepada muridnya tentang apa yang paling dekat dengan kita. Banyak murid-murid beliau yang menjawab orang tua, guru, teman dan kerabatnya. Namun, beliau menjelaskan bahwa yang paling dekat adalah mati. Mati adalah janji Allah untuk setiap yang mempunyai nyawa. Semakin hari, waktu dan kesempatan yang diberikan oleh Allah kepada kita semakin berkurang, jatah umur pun berkurang, sehingga pasti akan mendekati dengan mati.

2. Yang Paling Jauh Adalah Masa Lalu

Banyak murid yang mengira bahwa yang paling jauh adalah tempat yang jauh di dunia ini dari jangkauan kita secara fisik, namun Imam Ghazali menjelaskan bahwa yang paling jauh adalah masa lalu, yang tidak mungkin kita mengulanginya kembali. Aktivitas boleh diulangi, tapi waktu tidak bisa diulangi.

3. Yang Paling Besar Adalah Nafsu

Sebenar-benarnya, yang paling besar dilawan oleh manusia adalah nafsu sendiri. Di dalam tubuh manusia, selalu ada nafsu yang mendorong manusia untuk melakukan kejelekan. Jika manusia bisa mengalahkan nafsu yang besar, maka manusia tersebutkan akan aman dari siksaan di akhirat. Namun, jika manusia menuruti sisi kiri/nafsu dari dirinya, maka manusia akan menerima siksaan yang pedih di akhirat.

4. Yang Paling Berat Adalah Menanggung Amanah

Berat dalam tinjauan batin adalah berat menanggung amanah. Banyak manusia, dititipi dan diberi amanah dirinya sendiri agar bisa digunakan untuk aktivitas yang bermanfaat. Manusia dititipi seorang anak, maka mereka mempunyai kewajiban yang berat untuk mendidik anak-anaknya agar sesuai dengan syariatNya

5. Yang Paling Ringan Adalah Meninggalkan Sholat

Banyak orang yang kesenangan dengan aktivitas sehari-harinya, kwajiban yang malah utama ditinggalkan. Sering kali banyak melihat bahwa orang yang mengakhirkan atau meninggalkan sholat dengan ringannya. Padahal sholat adalah ibadah yang dihitung pertama kali oleh Allah.

6. Yang Paling Tajam adalah Lidah

Terlalu banyak berbicara, menyebabkan orang tak menyadari bahwa pembicaraannya merugikan dan meyakiti orang lain. Kebanyakan orang tak sadar bahwa perkataannya menyakiti orang lain. Hal inilah yang dimaksud karena tajamnya lidah sampai tertusuk aja terasa ringan, dan mudah.


Sumber:

Islampos.com

Topic:
READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot