UC News

Diremehkan Tetangga Karena Ayahnya Cuma Tukang Becak & Ibunya Buruh Tani. Ternyata Anaknya

Diremehkan Tetangga Karena Ayahnya Cuma Tukang Becak & Ibunya Buruh Tani. Ternyata Anaknya
Saningrat

Diceritakan Laila (nama panggilan) adalah anak perempuan yang terlahir dari keluarga pas-pasan. Bapaknya bekerja sebagai penarik becak sedangkan ibunya Rusmini merupakan buruh tani. Meskipun demikian bagi Saningrat, ayah Laila selama anaknya mau berjuang masa depan pasti akan ditangan. Walau demi tercapainya impian harus rela berjuang lebih keras dibandingkan orang pada umumnya. Warga asal Dusun Jinangka, Desa Teja Timur, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan ini memang merasakan getirnya membesarkan anak.

Referensi pihak ketiga

Mewujudkan impian bagi para tetangga adalah mustahil. Laila sejak kecil memang berprestasi namun keadaan orang tuanya membuat dirinya dicibir dan diremehkan tetangga bila keluarga kurang mampu tidak akan mampu menyekolahkan anak sampai perguruan tinggi. Meski begitu ucapan itu bagaikan cambuk bagi Saningrat.

Bermodal seadanya Laila tetap memiki semangat tinggi bersekolah meskipun setiap pagi harus diantarkan bapaknya naik becak. Bahkan ketika Laila minta dibelikan sepeda ketika menginjak bangku Sekolah Menengah Atas sang ayah, Saningrat harus mengumpulkan uang panen tembakau sekaligus mengambil seluruh tabungannya selama 1 tahun meski harga sepeda onthel cuma Rp 1 juta rupiah. Bersekolah dilingkungan orang kaya tak membuat minder Laila karena ia membuktikan dengan prestasi.

Saningrat

Bermodal kerja keras orang tuanya serta kemauan kerasnya ejekan dan cibiran orang itu tidak akhirnya berhasil dijawab. Laila hanya mengatakan "bapak dan ibu tidak perlu khawatir biaya kuliah saya. Semoga saya mendapatkan rejeki sampai lulus" ungkap Saningrat mengingat Kalimat putrinya tercinta. Ucapan Laila itu terbukti karena akhirnya setelah melewati perjuangan panjang menempuh program SI pada pertengkaran 2011 silam kini Laila sudah berubah. Tak ada yang menyangka jika anak tukang becak itu ternyata kini sudah mendapatkan gelar S3 di kampusnya.

Lailatul Qomariyah

Ia kini menyandang gelar doktor muda sekaligus dosen ITS (Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya. Omongan orang itu benar-benar di patahkan oleh gadis muda tersebut. Gadis bernama lengkap Lailatul Qomariyah itu membuktikan jika impian bisa diraih dengan kerja keras, dukungan dan do'a orang tuanya. Semoga banyak anak muda yang siap berjuang seperti Laila.

Sumber:kompas. com/cerita-sepeda-ontel-dan-anak-tukang-becak-jadi-doktor-di-usia-27-tahun

Topic:
READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot