UC News

Fakta Lengkap PA Terjerat Kasus Prostitusi, Bukan Puteri Indonesia Hingga Ditemukan Kondom Bekas

Fakta Lengkap PA Terjerat Kasus Prostitusi, Bukan Puteri Indonesia Hingga Ditemukan Kondom Bekas
PA yang tersangkut prostitusi di Kota Batu Jawa Timur blak-blakan mengungkapkan kasus yang dialaminya, Minggu (27/10/2019) dini hari.

TRIBUNJAKARTA.COM - Subdit Jatanras Direskrimsus Polda Jatim menangkap tiga orang yang diduga terlibat kasus prostitusi di sebuah hotel wilayah Kota Batu, Malang, Jawa Timur, Jumat (25/10/2019) malam.

Tiga orang yang diamankan tersebut terdiri dari dua orang laki-laki dan satu perempuan yang merupakan publik figur.

Seorang pelaku laki-laki merupakan pemesan, seorang lainnya merupakan penyedia layanan bernama Julendi alias Endi (51).

Dalam penggerebekan juga diamankan sejumlah barang bukti.

Antara lain berupa uang tunai, ponsel, celana dalam, kondom bekas, dan billing hotel.

Diketahui perempuan tersebut berinisial PA asal Jakarta.

Ia bahkan disebut-sebut kontestan puteri Pariwisata Indonesia 2016.

Namun, PA pun membantahnya yang mengatakan kalau dirinya bukan puteri Indonesia dan di ajang puteri pariwisata 2016 dirinya kalah.

Setelah sempat diperiksa selama 24 jam sebagai saksi di Mapolda Jatim.

PA kemudian pada Minggu dinihari dipulangkan ke Jakarta.

Sementara itu, Polda Jatim menetapkan JL mucikari yang menjajakan PA kepada pria hidung belang sebagai tersangka.

Berikut ini fakta selengkapnya:

1. Ditangkap di sebuah hotel

Ilustrasi Polisi

Kanit 5 Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKP Mohammad Aldy Sulaiman membenarkan pihaknya menangkap tiga orang yang terlibat kasus prostitusi di kamar hotel di wilayah Kota Batu.

"Kami amankan di Kota Batu, di sebuah hotel," ujarnya, Jumat (25/10/2019).

Saat ditangkap, ketiganya dalam keadaan tengah berhubungan badan.

2. Bukan puteri Indonesia

PA yang diamankan polisi saat penggerebekan praktik prostitusi di sebuah hotel di Kota Batu, enggan dikaitkan dengan jabatan publik figur apapun.

Ia juga merasa keberatan bilamana beberapa berita menyangkut pautkan namanya dengan ajang pencarian bakat Putri Indonesia.

Pasalnya, ia tidak pernah mengikuti ajang Putri Indonesia.

"Saya bukan puteri Indonesia seperti yang diberitakan, di ajang puteri pariwisata 2016, saya juga kalah," katanya.

PA mengaku bekerja sebagai freelance yang menggarap sejumlah proyek bersama teman-temannya.

3. Klarifikasi pihak hotel

Ilustrasi Kamar Hotel.

Aparat jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur mengerebek PA di sebuah hotel di Kota Batu, Jumat malam.

Namun, pengerebakan itu dibantah pihak hotel.

Manajemen Hotel Purnama, Kota Batu membantah penggrebekan yang dilakukan oleh pihak kepolisian terhadap PA (23) yang terlibat kasus prostitusi.

Pihak hotel mengatakan, PA ditangkap saat masih berada di parkiran mobil.

"Info yang saya dapat dari hotel, jadi itu bukan di dalam kamar. Jadi penggrebekan, pendobrakan, itu tidak ada," kata Asisten Marketing Manager Hotel Purnama Kota Batu, Riski Rahmat Hadiri saat dihubungi, Minggu (27/10/2019).

Dikatakannya, sesaat sebelum PA datang, pihak kepolisian sudah menunggu di Hotel Purnama.

Kemudian saat PA datang dan menerima karcis parkir, polisi lantas menangkapnya.

"Jadi itu pas mereka datang, menerima karcis parkir, di sana sudah ada yang menunggu pihak kepolisian. Tidak tahun jumlahnya berapa, menunggu tamu yang bersangkutan," katanya.

4. Kamar sudah dipesan

Ilustrasi hotel.

Sementara, untuk kamar sendiri, Riski membenarkan bahwa kamar yang disebut menjadi tempat prostitusi berlangsung sudah dipesan.

Pemesan atas nama Abdi dan memesan sebanyak dua kamar.

Berdasarkan KTP yang diserahkan kepada pihak hotel, Abdi merupakan sorang sopir dan memesan dua kamar.

"Yang mesan itu atas nama Abdi. Sesuai KTP pekerjaannya sopir. Memang memesan dua kamar. Kami tidak tahu kamar itu buat siapa," katanya.

Menurutnya, Abdi sudah melakukan registrasi sekitar pukul 13.00 WIB pada Jumat (25/10/2019).

Kemudian penangkapan berlangsung pada pukul 18.00 WIB.

"Jam 1-an sudah check in. Si Abdi itu sudah melakukan," sambungnya.

5. JL ditetapkan tersangka

Ilustrasi tahanan

Setelah melakukan pemeriksaan, Polda Jatim akhirnya menetapkan JL mucikari yang menjajakan PA kepada pria hidung belang sebagai tersangka.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, sang mucikari JL telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Iya tersangkanya adalah satu mucikari," katanya dikutip dari SURYA.co.id pada awak media dari Makassar, Sabtu (26/10/2019).

Sementara itu, Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan membenarkan penetapan status tersangka JL.

“Penyidik kami telah menetapkan inisial JL sebagai tersangka kasus prostitusi online," ujarnya. (Kompas.com/Surya)

READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot