UC News

Kemensos Nilai Implementasi PKH di Lampung Sangat Baik

Kemensos Nilai Implementasi PKH di Lampung Sangat Baik
Kasubdit Bansos Kementrian Sosial Rachmad Koesnadi, saat pertemuan bersama Koodinator PKH Regional Barat Disson M Fauzi di Ball Room Hotel Grand Praba Bandar Lampung, Jumat (7/7/2017) sekira pukul 21.00 WIB. | Dinsos/Lampungpro.com

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Implementasi PKH Lampung dinilai sangat baik. Faktanya, faktanya sejak 2013-2015, Lampung selalu menempatkan wakil kabupaten/kotanya menerima penghargaan PKH Award oleh Menteri Sosial RI. “Terakhir 2015, Kota Metro menjadi pemenang PKH Award kategori Kerja Sama Terbaik Pendamping dan Operator 2015 oleh Mensos RI.

Hal ini menandakan implementasi PKH di Lampung layak dipuji,” kata Kasubdit Bansos Kementrian Sosial Rachmad Koesnadi, saat pertemuan bersama Koodinator PKH Regional Barat Disson M Fauzi di Ball Room Hotel Grand Praba Bandar Lampung, Jumat (7/7/2017) sekira pukul 21.00 WIB.

Pertemuan itu dihadiri Koordinator Wilayah PKH Provinsi Lampung 1 dan 2, Koordinator Kota/Kabupaten, serta perwakilan Operator dan Pendamping PKH se-Provinsi Lampung. Lebih lanjut, Rachmat menambahkan, saat ini, Kemensos RI sedang konsen menangani penyaluran bansos PKH nontunai dengan sistem perbankan yang baru.

Khusus Lampung melalui SK Dirjen Linjamsos hanya terdapat dua bank saja yang melayani KPM PKH, yaitu Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang meliputi; Kota Bandar Lampung, Kota Metro, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung Tengah dan Pringsewu. Sedangkan Bank Mandiri melayani 10 Kabupaten meliputi; Pesawaran, Lampung Timur, Tulangbawang, Mesuji, Lampung Barat, Way Kanan, Tulangbawang Barat, Lampung Utara, Tanggamus, dan Pesisir Barat.

“Tujuan kami ke Lampung ini adalah memastikan sudah sejauh mana penyaluran bansos PKH nontunai berjalan di Lampung, serta apa saja kendala dan tantangan yang dihadapi. Kepada Korkot/Korkab dapat melaporkan secara berjenjang kepada Korwil dan Dinsos terkait progress report-nya. Jangan sampai Lampung tertinggal dengan Provinsi yang lain. Saya akan terus monitor dan laporkan perkembangannya kepada Dirjen Linjamsos,” kata Rachmat.

Sementara itu, Kadis Sosial Lampung Sumarju Saeni dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Menteri Sosial yang telah memberikan perhatian istimewa kepada Provinsi Lampung, khususnya implementasi Program Keluarga Harapan (PKH). Menurut dia, jumlah penerima PKH Lampung saat ini 220.561 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan akan ditambah 382.641 KPM. Sehingga jumlah keseluruhan sebanyak 603.202 KPM.

“Kami yakini PKH telah memberikan peran positif terhadap peningkatan Indek Pembangunan Manusia (IPM) dan percepatan penanggulangan kemiskinan. Sebagaimana pernyataan Gubernur Lampung pada saat penutupan Bimbingan Pemantapan Pendamping dan Operator tahun 2017 di Hotel Novotel 2 Juni 2017,” kata Sumarju.

Sedangkan, Koordinator PKH Provinsi Lampung 2 Slamet Riyadi pada kesempatan itu menyampaikan bahwa proses penyaluran bansos PKH nontunai Lampung sudah kita mulai sebelum Lebaran Idulfitri 1438 H yang lalu. Empat kabupaten/kota itu, Metro, Lampung Tengah, Lampung Selatan, dan Pringsewu sudah melakukan penyaluran bansos PKH. Kami terus berkoordinasi soal penyluran bansos ini,” kata dia. (**/PRO2)

READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot