UC News

Lima Orang Anggota Keluarga Pasien Meninggal di Pemalang, Masuk Pengawasan

Lima Orang Anggota Keluarga Pasien Meninggal di Pemalang, Masuk Pengawasan

PEMALANG- Bupati Pemalang Junaedi mengatakan, dari hasil penyusuran terhadap keluarga pasien meninggal, ditemukan ada lima yang pernah berinteraksi dengan korban. Seluruhnya warga Ulujami dan masuk orang dalam pengawasan atau ODP.

Seperti diketahui, pasien corona warga Jakarta Selatan tersebut meninggal dunia di RS Kraton, Pekalongan dan dimakamkan di Desa Kertosari Kecamatan Ulujami.

“Sudah kita lakukan tracking, kita susur semua siapa keluarganya yang pernah dikunjungi, dan saat ini ada lima orang yang dalam pemantauan,” kata Junaedi, saat konferensi pers, Minggu (29/3) malam.

Dia meminta masyarakat tidak perlu ketakutan, sebab penyebaran virus ini juga bergantung dengan imun atau daya tahan tubuh seseorang. Pasien yang meninggal, secara usia sudah lansia. Namun begitu, secara medis tetap harus waspada dan menjaga jarak fisik.

Kapolres Pemalang AKBP Edi Suranta Sitepu mengatakan, tracking sudah dilakukan bersama Dinas Kesehatan Pemalang. Beberapa anggota keluarga almarhum melakukan isolasi mandiri dan beberapa sudah menjalani pemeriksaan.

Dia meminta, agar persoalan virus ini tidak menyebar, masyarakat diharapkan mematuhi instruksi. Di antaranya tidak membuat kegiatan sosial yang melibatkan banyak orang, juga menghindari kerumunan di luar rumah. Namun, bagi masyarakat yang melanggar belum dikenakan sanksi pidana.

“Pemidanaan adalah upaya terakhir, saat ini kami masih mengimbau, agar tidak membuat kegiatan yang mendatangkan massa, bukan dilarang, tapi ditunda sampai situasi sudah membaik,” katanya.

Selain bupati dan kapolres, konferensi pers semalam juga dihadiri Dandim 0711Letkol Inf Irvan Christian Tarigan, Sekda Pemalang Arifin, dan Kepala Dinas Kesehatan Solahudin. (sul/ima)

READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot