UC News

Pelajar SMA di Tangerang Diperkosa Teman Facebook

Pelajar SMA di Tangerang Diperkosa Teman Facebook
Ilustrasi/Dok: RB

SERANG – TA (17), pelajar SMA di Kabupaten Tangerang diduga diperkosa oleh DN (22), teman Facebook-nya. Siswi kelas X ini diperkosa saat DN membawa ke rumahnya di daerah Kragilan, Kabupaten Serang, Jumat (2/11/2018).

TA dan DN berkenalan melalui akun media sosial (medsos) Facebook. DN kemudian memulai pembicaraan dengan TA melalui aplikasi Facebook Messenger. Gayung bersambut. TA mulai tergoda rayuan DN. “Awalnya kenal di Facebook,” ujar ayah korban SA (48) kepada wartawan, Minggu (11/8).

Korban tanpa sungkan memberikan nomor WhatsApp, saat diminta oleh pelaku. Usai bertukar nomor WhatsApp, keduanya semakin sering berkomunikasi. Jumat (2/11/2018), pelaku mengajak korban untuk bertemu. Ajakan dituruti korban. DN menjemput TA di rumahnya. Dengan menggunakan sepeda motor, DN membawa korban ke rumahnya.

Saat sampai di rumahnya, DN sempat mengajak korban berbincang. Tetapi, pelaku yang telah menyusun rencana jahat itu mulai tak dapat menguasai nafsunya. “Saat itu rumahnya (DN-red) dalam keadaan kosong,” kata SA.

Tak diduga, tubuh korban langsung disergap DN. Korban sempat berontak. Namun, lantaran kalah tenaga, korban hanya pasrah. Pelaku dengan leluasa melampiaskan hasratnya. Usai diperkosa, korban pulang ke rumah tanpa diantar pelaku. Korban yang masih trauma memilih bungkam. “Anak saya enggak ngasih tahu,” tutur SA.

Peristiwa itu terungkap saat korban dilarikan ke sebuah klinik lantaran mengalami pendarahan. Kepada orangtuanya, korban mengaku telah diperkosa. “Kasus ini baru saya ketahui, setelah anak saya mengalami pendarahan di kamar mandi. Karena panik saya bawa ke klinik bersama istri saya. Setelah dicek, istri saya nangis, katanya anak saya diperkosa,” kata SA.

Kesehatan korban sempat turun lantaran kekurangan darah. Korban sempat dirawat selama empat hari di rumah sakit, sebelum kondisinya kembali normal. Usai pulang dari rumah sakit, SA melaporkan DN ke Mapolres Serang pada 6 November 2018. Berdasarkan Tanda Bukti Lapor Nomor: TBL/230/XI/2018/Serang/SPK C, SA menuduh DN telah memerkosa putri kandungnya. Dia berharap pelaku segera ditangkap. “Sampai saat ini, belum ada informasi mengenai perkembangan kasus anak saya ini,” kata SA.

Dikonfirmasi, Kasatreskrim Polres Serang Ajun Komisaris Polisi (AKP) David Chandra Babega mengaku masih belum dapat menangkap pelaku. “Pelaku masih kabur sampai saat ini,” tulis David kepada Radar Banten melalui pesan WhatsApp. (mg05/nda/ags)


Topic:
READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot